Warung Bu Marni Jadi Tumpuan Konsumsi Satgas, Buktikan Dampak Ekonomi TMMD

0
gambar-813

SUKOHARJO – Pengerjaan TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo di Desa Parangjoro memunculkan efek ekonomi lokal yang nyata, terlihat dari semakin ramainya warung milik Bu Marni di Dusun Jengkangan sejak pelaksanaan kegiatan.

Warung tersebut kini sering dikunjungi anggota Satgas, pekerja, personel Polri, anggota Linmas dan warga sebagai tempat sarapan dan beristirahat.

Menu yang tersedia di warung itu antara lain soto, nasi rawon, nasi rames, serta minuman seperti kopi, teh hangat, es teh, dan es jeruk.

Kepala Desa Parangjoro Hardiman S.H. menyebut TMMD menggerakkan roda ekonomi desa. “TMMD ini menggerakkan roda ekonomi. Warung Bu Marni jadi rame, tukang bangunan dapat kerja, material banyak dibeli di toko Desa,” ujar Hardiman.

Bu Marni, 57 tahun, merasakan langsung dampak tersebut; ia menyebut omzet warungnya naik hingga 50 persen dibanding sebelum TMMD. Pada Minggu (9/8/2026), aktivitas jual beli masih berlangsung di sela pengerjaan di kawasan desa.

Komandan Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo Letkol Inf Reza Sahputra S.E. mengatakan anggota Satgas diarahkan memanfaatkan usaha warga dalam memenuhi kebutuhan selama kegiatan berlangsung, agar pembangunan juga memberi ruang bagi pelaku usaha lokal.

Bu Marni memanfaatkan momentum itu untuk melayani pelanggan dan menyediakan konsumsi bagi pekerja; ia menyatakan senang bisa berkontribusi pada kegiatan di desanya.

Hardiman berharap kebiasaan membeli dari usaha warga terus dilestarikan sehingga dampak ekonomi tidak berhenti ketika pekerjaan selesai. Bagi pedagang kecil seperti Bu Marni, bertambahnya pelanggan selama TMMD menjadi pengalaman penting untuk menjaga usaha tetap berjalan setelah aktivitas pembangunan meninggalkan Desa Parangjoro.(Red/Wr).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *